Dimana mata diklat produktif untuk Tingkat I siswa siswi di harapkan mampu menguasai Dasar Keahlian Konstruksi (DKK) dan Keahlian Konstruksi (KK) tersebut. Dimana keduanya tersebut memiliki Standar Kompetensi dan Sub Kompetensi yang harus di kuasai oleh para siswa dan siswi Teknik Bangunan tersebut. Dasar Keahlian Konstruksi (DKK) tersebut terdiri dari beberapa materi yang isinya pemahaman dan penguasaan bagi siswa-siswi pada Dasar-Dasar Gambar Teknik, Mekanika Teknik, (ilmu statika dan tegangan), Ilmu Bangunan Gedung, pemahaman terhadap Material Bahan Bangunan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sedangkan untuk Keahlian Konstruksi (KK) siswa dan siswi di Tingkat I ini diajarkan menggambar dengan manual di ruang studio gambar Tekbik Bangunan. dengan Standar Kompetensi antara lain mengatur tata letak gambar manual, Menggambar dengan perangkat lunak.
Untuk mata diklat produktif Tingkat II siswa siswi Teknik Bangunan sama deberikan juga mata diklat Dasar-Dasar Keahlian Konstruksi (DKK), dan untuk mata diklat Keahlian Konstruksi (KK) siswa dan siswi di tingkat II ini di ajarkan menggambar dengan menggunakan AUTOCAD. Siswa dan siswi harus mampu merencanakan serta menggambar bangunan rumah sederhana serta bangunan rumah bertingkat sampai dengan detail-detailnya. Mulai dari Denah, tampak, potongan dan lain-lain. Disamping itu diberikan materi Manajemen Konstrukinya meliputi Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pada semester genap di Tingkat II siswa dan siswi juga melaksanakan kegiatan pemelajarannya di dunia industri (prakerin) seperti di konsultan-konsultan dibidang sipil dan arsitektur, Dinas PU, perusahaan swasta yang bergerak di pekerjaan sipil (untuk proyek bangunan gedung, apartemen, perumahan, perkantoran dan fasilatas umum lainnya) . Lamanya prakerin itu tiga bulan, siswa dan siswi belajar di lapangan dengan di bimbing oleh pembimbing internal, dari guru pembimbing Teknik Bangunan serta pembingbing eksternal dari perusahaan atau konsultan tersebut. Prakerin ini sebagai aplikasi selama pemelajaran di Tingkat I, Tingkat II (semester ganjil). dalam penguasaan mata diklat produktif. Kegiatan prakerin siswa siswi tersebut ini biasanya di bagi di beberapa kota yang sudah di lakukan kerjasama (MOU) antara SMKN 1 Majalengka dengan pihak perusahaan, misalnya ada yang di Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon atau di dalam kota sendiri.
Sedangkan untuk mata diklat produktif di Tingkat III siswa dan siswi diberikan mata diklat survei dan pemetaan serta dihadapkan pada Uji Kompetensi (Ujikom), dimana siswa dan siswi harus mampu merencanakan dan menggambar bangunan dengan menggunakan AUTOCAD dari mulai pengajuan proposal sampai dengan penggambaran disertai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunannya. Sedangkan untuk siswa siswi setelah Uji Kompetensi (Ujikom) persiapan menghadapi Ujian Nasional (UNAS) diberikan tambahan (pengayaan) untuk mata diklat yang di Ujian Nasionalkan termasuk dengan mata diklat produktifnya itu sendiri.
Dengan Struktur kurikulum di SMKN 1 Majalengka khususnya untuk produktif Teknik Bangunan sebetulnya sudah disinergiskan dengan kebutuhan lapangan pekerjaan bahkan sebagai persipan untuk kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Majalengka. Dimana Sumber Daya Manusia (SDM) Teknik bangunan ini dipersiapakan untuk diakomodir dalam pengerjaan mega proyek di Kabupaten Majalengka tercinta ini. SMKN 1 Majalengka khususnya Teknik Bangunan siap mendukung sepenuhnya bagi proses kemajuan pembangunan di Kota Majalengka khususnya dan lebih luasnya lagi untuk kemajuan Bangsa Indonesia yang tercinta ini. Salam.......
0 Response to "Teknik Bangunan SMK Negeri 1 Majalengka Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas"
Posting Komentar